Thursday, February 12, 2009

Elang


ELANG…….SEBUAH FILOSOFI KEHIDUPAN

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai
umur paling panjang didunia. Umurnya dapat
mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur
sepanjang itu seekor elang harus membuat
suatu keputusan yang sangat berat pada
umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai
menua, paruhnya menjadi panjang dan
membengkok hingga hampir menyentuh dadanya.
Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya
telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat
menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu,
elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu
kematian, atau Mengalami suatu proses
transformasi yang sangat menyakitkan - suatu
proses transformasi yang panjang selama 150
hari.

Untuk melakukan transformasi itu, elang harus
berusaha keras terbang keatas puncak gunung
untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang ,
berhenti dan tinggal disana selama proses
transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya
pada batu karang sampai paruh tersebut
terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam
beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru.
Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus
mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan
ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan
mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu
proses yang panjang dan menyakitkan. Lima
bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru
sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang
kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang
tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan
barunya dengan penuh energi!

Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga
harus melakukan suatu keputusan yang sangat
berat untuk memulai sesuatu proses
pembaharuan. Kita harus berani dan mau
membuang semua kebiasaan lama yang mengikat,
meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu
yang menyenangkan dan melenakan.

Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku
lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi
menggapai tujuan yang lebih baik di masa
depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan
beban lama, membuka diri untuk belajar hal-
hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan
untuk mengembangkan kemampuan kita yang
terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap
masa depan dengan penuh keyakinan.

Halangan terbesar untuk berubah terletak di
dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa
atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu
menumpulkan asa dan melayukan semangat kita.
Anda adalah elang-elang itu.

Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus
berubah!


for the future

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Bunga Kristal

Namanya Bunga Kristal, Cantik, indah juga mahal..bukan bunga murahan, bukan bunga di tepi jalan, bukan bunga liar.
Tidak semua orang bisa menyentuhnya, apalagi memilikinya..
Sayangnya..ia mudah pecah jika terjatuh. ia yang selalu terpekur di dalam Vas keramik yang keras. Hanya bisa mengintip dunia dari lubang kunci, seraya berteriak dalam hati ," Aku ingin bebas memilih bahagiaku..."
Suatu ketika ia melihat bunga rumput di antara ilalang, lincah bebas, tegar, kuat, tidak takut terjatuh & kotor.. Tawanya lucu tatapan matanya nakal. ia menarik sangat menawan indah..Meski tanpa vas keramik.
Itu yang membuat Bunga kristal jatuh hati. Hati mereka terpaut, meski terbatasi vas keramik. Bunga rumput mengajarinya tentang Angin, tentang Hujan, petir, matahari, bulan, tentang apapun..juga tentang langit yang tidak selalu berwarna biru segar..
Pagi Itu Bunga kristal menggeliat hebat, mengambil nafas panjang dan mendorong tubuhnya sekuat tenaga.. dan oh..! vas keramik itu berguling terjatuh menghantam tanah..hancur.. bunga kristal tersungkur melihat sekujur tubuhnya yang retak seraya memunguti pecahan daunnya yang terserak, ia berdiri dan berjalan meninggalkan vas keramik yang angkuh. lalu menghempaskan badannya di antara ilalang. Memandan Bunga Rumput yang berdiri di depannya. Matanya mengerling manja & nakal, namun bersahaja, kristal mendekat mendekap erat bunga rumput dan mendekatkan bibirnya tepat di telinga bunga rumput..lalu berbisik.. " ajari aku tentang hidup...aku memilih mu Sayang.."

bunga kristal
12:31 WIB
14 agustus 2009



Wajah

Wahai manusia-manusia dengan wajah rupawan, masihkah kau merasa bangga dengan apa yang kau miliki sekarang? Tidakkah kau sadar bahwa kecantikan dan ketampananmu itu hanya beberapa milimeter dari tulang belulangmu?! dan dalam hitungan detik, Dia bisa mengambil keindahanmu,menjadikanmu buruk rupa slamanya. Wahai manusia-manusia angkuh, para hartawan dan kuasawan, apa yang bisa kau banggakan dari secuil nikmat yang dititipkan kepadamu?! Bila tanpaNya kau hanya sebuah raga tak bernyawa, apakah masih pantas dirimu disebut HEBAT?! http://dunia-cita.blogspot.com/