Monday, June 1, 2009

Harga Darah Tidak Wajar

RSUD Waled (Cirebon) Jual Darah Golongan O Rp234 Ribu/Labuh

WALED(Cirebon) – Komitmen RSUD Waled dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat patut dipertanyakan. Betapa tidak, di saat warga membutuhkan darah justru pihak rumah sakit memasang harga yang tidak wajar dan tidak transparan. Seperti yang dialami orang tua pasien asal Kec Waled yang anaknya di rawat di salahsatu ruangan di RSUD Waled. Dia harus merogoh kocek sekitar Rp234 ribu hanya untuk mendapatkan satu labuh golongan darah O yang dibeli di rumah sakit tersebut.
Ironisnya, harga sekitar Rp234 itu diperoleh setelah terjadi tawar menawar dengan petugas. “Harga awalnya sekitar Rp247 ribu. Tapi akhirnya turun menjadi sekitar Rp234 ribu. Karena anak saya butuh darah jadi saya gak mikir lagi berapa harganya, yang penting anak bisa tertolong,” ucapnya sembari menunjukkan kuitansi pembelian darah yang berstempel RSUD Waled.
Untuk memperoleh darah tersebut tak semudah yang dibayangkan. Selain harus membeli, dia juga harus membawa darah pengganti. “Anak saya masuk ke RS Waled sejak hari Sabtu. Karena HB turun, oleh dokter disarankan untuk transfusi darah,” tuturnya didampingi kerabatnya yang donor.
Lantas, berapa sebenarnya harga darah itu? Informasi Radar menyebutkan, harga darah untuk warga Cirebon hanya Rp130 ribu/labuh dengan melampirkan identitas diri. Sedangkan warga luar Cirebon harganya Rp160 ribu/labuh. Diduga harga darah yang dikenakan sebesar Rp247 ribu telah berlangsung cukup lama di rumah sakit tersebut, dan disanyilir kelebihan dana itu tidak jelas peruntukannya.
Sementara itu, Direktur RSUD Waled dr J Suwanta Sinarya MKes belum bisa dikonfirmasi. Terpisah, Pelaksana Bank Darah RSUD Waled, Tati menuturkan, saat ini tidak ada standar harga baku untuk tarif darah. Besar kecilnya harga darah tergantung klasifikasi pasien. Untuk pasien kelas I misalnya, rata-rata harga darah sekitar Rp195 ribu/labuh. Sedangkan untuk kelas II sekitar Rp187 ribu/labuh. “Untuk pasien peserta Jamkesmas gratis asalkan persyaratannya lengkap,“ imbuhnya. Soal adanya keluhan pasien terkait harga darah yang mencapai Rp 247 ribu/labuh? Tati menegaskan hal itu bisa saja terjadi. “Istilahnya SITO. Untuk harga darah dalam kondisi gawat darurat atau permintaan malam memang mengalami kenaikan hingga 25 persen. Apalagi kalau suplai darahnya bukan dari PMI Kabupaten. Sebab ada pemeriksaan khusus supaya penanganannya lebih cepat,“ bebernya. Masih menurut dia, untuk menentukan tarif harga darah, Bank Darah harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari direktur RSUD. (ras/dik)
Link terkait


Pantaskah Darah yang dengan ikhlas di berikan oleh Pendonor Darah yang tujuannya di peruntukkan bagi orang - orang yang membutuhkan, menyelamatkan jiwa manusia malah dijual?? apalagi dengan harga yang sangat memberatkan...????/

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Bunga Kristal

Namanya Bunga Kristal, Cantik, indah juga mahal..bukan bunga murahan, bukan bunga di tepi jalan, bukan bunga liar.
Tidak semua orang bisa menyentuhnya, apalagi memilikinya..
Sayangnya..ia mudah pecah jika terjatuh. ia yang selalu terpekur di dalam Vas keramik yang keras. Hanya bisa mengintip dunia dari lubang kunci, seraya berteriak dalam hati ," Aku ingin bebas memilih bahagiaku..."
Suatu ketika ia melihat bunga rumput di antara ilalang, lincah bebas, tegar, kuat, tidak takut terjatuh & kotor.. Tawanya lucu tatapan matanya nakal. ia menarik sangat menawan indah..Meski tanpa vas keramik.
Itu yang membuat Bunga kristal jatuh hati. Hati mereka terpaut, meski terbatasi vas keramik. Bunga rumput mengajarinya tentang Angin, tentang Hujan, petir, matahari, bulan, tentang apapun..juga tentang langit yang tidak selalu berwarna biru segar..
Pagi Itu Bunga kristal menggeliat hebat, mengambil nafas panjang dan mendorong tubuhnya sekuat tenaga.. dan oh..! vas keramik itu berguling terjatuh menghantam tanah..hancur.. bunga kristal tersungkur melihat sekujur tubuhnya yang retak seraya memunguti pecahan daunnya yang terserak, ia berdiri dan berjalan meninggalkan vas keramik yang angkuh. lalu menghempaskan badannya di antara ilalang. Memandan Bunga Rumput yang berdiri di depannya. Matanya mengerling manja & nakal, namun bersahaja, kristal mendekat mendekap erat bunga rumput dan mendekatkan bibirnya tepat di telinga bunga rumput..lalu berbisik.. " ajari aku tentang hidup...aku memilih mu Sayang.."

bunga kristal
12:31 WIB
14 agustus 2009



Wajah

Wahai manusia-manusia dengan wajah rupawan, masihkah kau merasa bangga dengan apa yang kau miliki sekarang? Tidakkah kau sadar bahwa kecantikan dan ketampananmu itu hanya beberapa milimeter dari tulang belulangmu?! dan dalam hitungan detik, Dia bisa mengambil keindahanmu,menjadikanmu buruk rupa slamanya. Wahai manusia-manusia angkuh, para hartawan dan kuasawan, apa yang bisa kau banggakan dari secuil nikmat yang dititipkan kepadamu?! Bila tanpaNya kau hanya sebuah raga tak bernyawa, apakah masih pantas dirimu disebut HEBAT?! http://dunia-cita.blogspot.com/