ØAnda sering merasa kegelisahan datang tak dijemput pulang tak diantar ? ØAnda susah tidur padahal ngantuk berat dan sudah coba berbagai posisi tapi tetap terjaga sampai pagi ? ØAnda
bisa tidur tapi terputus-putus, bahkan sering terbangun di tengah
malam, sudah gitu bukannya sholat tahajud tapi malah berusaha tidur lagi
? ØAnda selalu terbangun disertai kecemasan dan perasaan tidak enak hati untuk memulai hari ? ØAnda sering nulis status YM, Twitter, FB,atau jejaring sosial lainnya yang bernada keluhan seolah ingin seluruh dunia tahu penderitaan anda ? ØAnda
curhat sana-sini tiap hari untuk mengeluhkan masalah anda walaupun
hanya mendapatkan nasehat yang sama yaitu, “sabar…tabah…pasti ada
jalan…” ? ØAnda sering menyemangati orang banyak tapi sebenarnya anda sendiri merana ? ØAnda sering jadi tempat curhat orang banyak tapi anda sendiri sebenarnya menjerit karena butuh curhat ? ØAnda berusaha bersikap tegar tapi sebenarnya rapuh di dalam ? ØAnda senantiasa tersenyum tapi hati menjerit ? ØAnda suka ketawa ngakak dengan volume kencang sampai terdengar se-kecamatan tapi tawa anda bernada menderita ? ØAnda mengalami penurunan kualitas ibadah dan sulit untuk naik lagi ? ØAnda sering sakit maag padahal makan selalu teratur ? ØAnda sering sakit kepala tapi obat sakit kepala yang menurut iklannya manjur pun tidak menyembuhkan ? ØAnda sering sakit punggung, leher, dan persendian lainnya tapi secara medis tubuh anda baik-baik saja ? ØAnda sering merasa cepat lelah, letih, lesu, lemah, kurang gairah, tapi multivitamin apapun tidak membantu anda ? ØAnda sakit kronis yang disebabkan oleh masalah psikis ? ØAnda merasa tidak dicintai ? ØAnda merasa tidak percaya diri ? ØAnda sulit memaafkan orang yang menyakiti anda ? ØAnda sulit memaafkan diri sendiri ? ØAnda selalu menghadapi masalah yang itu-itu saja ? ØAnda sudah bertekad berubah tapi masalah malah bertambah ? ØAnda mudah tertekan ? ØAnda mudah curiga pada pasangan ? ØAnda sulit mempercayai orang lain ? ØAnda merasa lebih tahu dan lebih hebat dari orang lain sehingga menutup diri dari masukan-masukan orang lain. ØAnda tidak senang/iri melihat orang lain bahagia ? ØAnda bete / iri ketika orang lain menceritakan kebahagiaannya pada anda, karena anda sedang merasa sengsara ? ØAnda tak bisa melepas rasa kehilangan karena ditinggalkan orang-orang yang anda sayangi ? ØAnda sulit melupakan mantan pacar/istri/suami anda ? ØAnda mudah putus asa dan menyerah ? ØAnda selalu merasa pesimis dan skeptis ? ØAnda mendengarkan lagu cengeng sambil dihayati sampai berurai air mata ? ØAnda sudah menghadiri berbagai seminar motivasi dan pengembangan diri tapi hidup anda tak kunjung berubah ? ØAnda pasrah terima nasib karena tidak tahu harus berbuat apa lagi ? ØDan lain-lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu ?
Jika anda termasuk dari salah satu di atas, anda tidak sendiri. So, kami hadir untuk membantu anda membereskan emosi negatifyang terjebak dalam diri anda agar anda lebih mudah meraih kebahagiaan.
Power Mind Therapy AHMAD SABIHIN,ST.CHt
Meningkatkan kualitas diri bersama dan Menggali Potensi diri dengan kekuatan Rahasia berpikir positif
Jl. Gerilyawan No. 17 Kesambi Cirebon , Hp.085793365337
Sangatlah
susah untuk melawan stress dalam keadaan tegang, panik, khawatir, dan
kalut. Anda perlu merasa rileks sebelum Anda dapat memulai untuk
mengatasi Stress yang terjadi dalam hidup anda, mengidentifikasi pola
negatif dan membuat perubahan yang positif.
Dengan hypnotherapy
Anda dapat mendapatkan relaksasi karena disaat Anda mengisi kembali
baterai Anda dan berfokus pada hal yang membuat anda merasa lebih baik,
saat itulah stress yang anda terjadi pada hiudp anda dapat anda kontrol
dan anda kuasai dan memberikan waktu untuk diri anda agar anda dapat
menjadi tenang.
-------------Bagaimana hipnosis bekerja?----------------
Sugesti yang sebelumnya telah ditanamkan, masuk ke dalam alam bawah
sadar pikiran Anda untuk membantu mengatasi permasalahan yang Anda
hadapi. Contohnya ingin menurunkan berat badan Anda, menghilangkan
emosi-emosi negatif atau meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Selama
hipnosis, seseorang terlihat seperti tidur, tetapi sebenarnya tidak.
Seseorang juga dapat menjadi sangat rileks, tapi secara mental
sepenuhnya terjaga. Setiap orang akan ada pada tingkat kesadaran
terhadap keadaan sekitarnya.
Kita
perlu mengetahui bagaimana stress dapat mempengaruhi badan dan pikiran
kita, dan anda juga perlu mengetahui kapan stress yang anda hadapi dapat
merusak pikiran anda, karena disaat Anda stress, ada unsur kimiawi yang
muncul di dalam diri Anda yang membuat anda berubah. Efek yang dapat
langsung muncul adalah keringat yang berlebih, dan detak jantung yang
tidak seperti biasa atau detak yang lebih cepat. Anda mungkin akan
merasa terjaga dan siap untuk bertindak. Anda akan bernafas lebih cepat.
Dan mungkin akan ada perasaan geli pada kaki dan tangan Anda. Anda
mungkin akan merasa mual, merasakan perut Anda tidak nyaman dan merasa
perlu pergi ke kamar mandi. Segala perasaan ini akan mempengaruhi
emosional kita. Anda juga akan menyadari segala perubahan saat Anda
merasa tegang – marah, cemas, takut, atau semangat. Badan Anda merespon
terhadap segala emosi ini dan menyiapkan Anda untuk hal-hal yang anda
takutkan untuk terjadi, bahkan meskipun hal-hal yang anda takutkan itu
tidak pernah terjadi, tapi pikiran-pikiran buruk tersebut dapat
menggangu hidup anda. Stress fisik dan emosional dapat menciptakan respon yang sama pada badan Anda. Badan akan mencoba beradaptasi dengan stress dengan melepaskan lebih
banyak hormon untuk mengatur pertahanan badan Anda pada tingkat yang
lebih tinggi. Tapi ini tidak dapat terus berlangsung, cepat atau lambat
akan berakhir pada kelelahan. Badan dan pikiran anda akan menyerah.
Stress berat yang terus-menerus berlangsung dapat berpengaruh terhadap
sistem daya tahan tubuh anda, mebuat Anda lebih mudah terinfeksi. Apakah
Anda menyadari bahwa saat Anda merasa rileks dan bahagia Anda cenderung
tidak sakit, tidak seperti saat Anda merasa tegang dan kahwatir, dan
stres juga mengganggu kadar gula darah anda. Hormon stres utama,
adrenalin, melepaskan glukosa ke dalam aliran darah. Insulin biasanya
kemudian mengatur gula darah lagi, tetapi jika hal ini terjadi terus
menerus dalam jangka panjang dapat menyebabkan rasa lelah dan keinginan
untuk mengkonsumsi stimulan seperti permen dan kopi. Anda mungkin juga
akan merasakan dorongan untuk mengkonsumsi makanan yang dapat
meningkatkan energi Anda. Masalahnya dengan mengkonsumsi makanan atau
minuman yang berkalori tinggi energy anda akan terangkat sebentar lalu
akan di ikuti dengan jatuhnya energy ini, dan akhirnya ini yang membuat
anda mencari cara untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang berkalori
tinggi lainya. Hal ini dapat menyebabkan lingkaran setan yang
menyebabkan kelelahan, makan berlebihan, berat badan naik dan perubahan
suasana hati yang berubah-ubah. Pengaruh stres pada berat badan akan
berbeda dari orang ke orang. Beberapa orang menurunkan berat badan saat
mereka stres dan beberapa orang lainya mengkonsumsi makan yang
berlebihan dan membuat berat badan mereka menjadi bertambah ketika
mereka bahagia, Sejauh ini kita telah berfokus pada tubuh, bukan
pikiran, tapi jangan lupa stres juga dapat munucul dalam bentuk seperti
kecemasan abnormal yang merusak kualitas hidup dan mengganggu kualitas
tidur kita, Insomnia adalah gejala umum dari stres dan Stres juga
terkait dengan perubahan suasana hati, impulsif, perilaku tak terduga,
kurang konsentrasi, rendah diri dan depresi.
Pernahkah Anda merasa keterpurukan dalam hidup dan kehidupan yang teramat sangat? Pernahkah Anda merasa keberuntungan teramat jauh dari jangkauan impian Anda?
Pernahkah Anda merasa gagal menaklukkan kehidupan ini?
Pernahkan Anda merasa orang lain lebih beruntung daripada Anda?
Pernahkah Anda merasa puluhan tahun berkutat di perantauan, bekerja sepenuh hati pergi pagi pulang petang dan berpenghasilan tetap pas-pasan? Bukan pas-pasan dalam kamus seloroh, yakni uangnya pas untuk beli rumah, pas beli mobil, pasti untuk biaya hidup mewah 7 turunan..
Pernahkan anda merasakan bahwa selama ini banting tulang tetapi hanya dapat merasakan RS-7 (rumah sederhana sempit sehingga selonjor saja susah sekali)?
Pernahkah Anda merasakan iri hati melihat kolega yang sepertinya baru kemarin sore meniti karir langsung kehidupannya cemerlang tanpa beban?
Gonta-ganti mobil semudah makan bakso? Padahal Anda bertahun-tahun setia dengan pekerjaan hanya dapat menaiki sepeda moror roda dua, butut pula? Yang memungkinkan kepanasan dari terik matahari dan kehujanan setiap saat?
Pernahkah Anda merasa motivasi anda berada di titik nadir? Pernahkah Anda merasa sia-sia apa yang Anda geluti selama ini? Pernahkan Anda merasa penghasilan Anda tidak pernah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Gajian tanggal 25, tanggal 2 dapat uang tanggal 5 habis? Sudah bosankah Anda berhutang ke sana kemari gali lubang tutup lubang?
Yang Anda perlukan sebenarnya cuma meningkatkan rasa syukur bahwa Anda telah diberikan kehidupan oleh Tuhan yang maha segalanya. Tengoklah apakah Anda memang satu-satunya orang yang paling sengsara dalam kehidupan ini? Ups! Tidak. Ternyata penilaian Anda keliru besar. Nyatanya banyak orang yang lebih sengsara daripada Anda. Lihatlah Anda dengan kesehatan yang prima! Seluruh anggota tubuh lengkap sempurna. Maukah Anda menjual kornea mata dengan harga Rp 1 milyar? Oh tidak! Anda akan bersikeras mempertahankan karunia itu.
Kalau Anda merasa tidak beruntung dalam kehidupan ini, pernahkah Anda mengoptimalkan dream mapping Anda? Pernahkah Anda mengubah mind-set dan paradigma terhadap seluru persoalan kehidupan?
Anda bilang bahwa anda pergi pagi pulang petang? Apakah Anda telah menggunakan rumusan bekerja keras, cerdas, dan ikhlas? Wah, ternyata Anda hanya mengandalkan rasionalitas belaka. Anda hanya bekerja keras, tetapi tidak cerdas. Anda tidak menggunakan efisiensi dan efektifitas dalam bekerja. Anda juga belum ikhlas, bekerja tanpa pamrih. Anda hanya bekerja untuk uang. Padahal rumusan manapun menafikan kalau seseorang hanya bekerja untuk uang. Ingat rumus Robert T. Kiyosaki, uanglah yang mesti bekerja untuk Anda. Satu lagi, dalam pekerjaan ada niat. Apakah niat Anda sudah benar? Apakah Anda niatkan pekerjaan Anda untuk beribadah kepada-Nya?
Ketika merasa iri terhadap kemewahan kolega Anda maka sebenarnya penyakit hati telah menyelimuti kehidupan Anda. Iri diperbolehkan untuk persoalan ilmu dan ibadah seseorang.
Gusdurologi, Ilmu Kepemimpinan Ala Gus Dur oleh: Yustus Maturbongs K.H Abdurrahman Wahid atau biasa di sapa Gus Dur telah meninggalkan kita semua menuju Sang Khalik pada hari Rabu, 30 Desember 2009, pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Meninggalnya G...us Dur menjadi kesedihan dan kehilangan besar Indonesia akan sosok Guru Bangsa yang gigih memperjuangkan kebebasan dan demokrasi hingga akhir hayatnya. Kepopuleran dan ketokohan seorang Gus Dur bukan hanya untuk kalangan Muslim, tetapi menembus batas perbedaan suku, agama dan golongan apapun. Oleh sebab itu, tak heran Gus Dur sangat dicintai semua orang. Indonesia dan dunia Internasional pun kehilangan. Gus Dur pergi disaat Indonesia masih membutuhkan pemikiran-pemikirannya akan tegaknya demokratisasi, pluralisme dan hak asasi manusia. Namun, ternyata Tuhan lebih mencintai Gus Dur dibandingkan kita. Tuhan telah menyiapkan rencana indah bagi Gus Dur dan menjadi misteri bagi kita umat manusia, kapan kematian akan datang. Tulisan yang saya beri judul Gusdurologi, terinspirasi judul buku Kelirumologi Jaya Suprana. Namun bukan berarti saya menulis tentang kekeliruan seorang Gus Dur, tidak! Seperti kata pepatah, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan taring, maka orang besar mati meninggalkan nama besar dan jasa-jasanya. Menulis tentang Gus Dur memang tidak akan pernah habisnya. Sampai saat ini, tulisan-tulisan tentang seorang Gus Dur terus hidup dan mengalir di berbagai media, salah satunya di rumah sehat Kompasiana ini. Hal ini menunjukkan bahwa Gus Dur telah pergi namun pemikiran, tindakan dan ucapannya akan selalu membekas di hati kita. Dengan mengumpulkan berita dari berbagai sumber, maka saya mencoba menulis nilai-nilai inspirasi kepemimpinan yang Gus Dur telah berikan semasa hidupnya. Ilmu 1, Rendah Hati Ilmu pertama yang kita dapatkan dari seorang Gus Dur adalah kerendahan hati. Gus Dur adalah seorang keturunan darah biru (ningrat). Ayahnya, KH. Wahid Hasyim adalah putera KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Ormas NU dan Pesantren Tebu Ireng Jombang. Namun, Gus Dur tidak pernah sombong dengan hal itu. Ketokohan dan kepopuleran Gus Dur bukan karena ia sudah terlahir sebagai cucu tokoh besar Indonesia, namun karena proses yang begitu panjang dalam hidupnya. Karakternya sebagai pemimpin yang rendah hati sudah terbentuk sejak ia masuk Pesantren Tambakberas, Jombang tahun 1956. Bersama santri-santri lainnnya, ia mengalami hal yang sama dalam proses belajar, tidak ada perbedaan. Hal itulah yang Gus Dur bawa kemanapun dan mudah diterima oleh siapa saja. Pemimpin yang memimpin dengan kerendahan hati, mulia perjuangannya Ilmu 2, Kesederhanaan Barangkali diantara semua presiden Indonesia, hanya Gus Dur yang berani mengubah gaya formal dan kekakuan Istana Negara menjadi “istana rakyat”. Wartawan maupun masyarakat mendapatkan akses mudah, hubungan mencair dan penuh goyonan. Sandal jepit, sarung ataukah yang selama ini “diharamkan “ di Istana Negara tidak menjadi persoalan. Nuansa kesederhanaan semasa di pesantren seakan pindah ke Istana Negara. Gaya berpakaian Gus Dur tidak seelok dan perlente Soekarno. Cukup kopiah dan pakaian sederhana. Kita semua masih ingat, ketika Gus Dur digulingkan kekuasaannya sec ara inkonstitusional oleh DPR-RI tahun 2001, Gus Dur meninggalkan Istana Negara hanya menggunakan kaos, celana pendek dan sandal. Inilah gaya kepemimpinan Gus Dur, sederhana namun bersahaja dan bijaksana. Memimpin dalam kesederhanaan adalah hal biasa namun kaya makna Ilmu 3, Humanis Tidak banyak pemimpin di dunia ini yang menerapkan prinsip humanis daripada otoriter dan kepintaran. Gus Dur adalah seorang pemimpin yang menerapkan prinsip humanis dalam gaya memimpinnya. KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum PBNU mengatakan, “Humanisme Gus Dur berangkat dari nilai-nilai Islam yang paling dalam. Tetapi, humanismenya itu melintasi agama, etnis, teritorial dan negara.” Tidak mengherankan jika Gus Dur mendapatkan banyak penghargaan dalam bidang perdamaian seperti, Doktor Honoris Causa Bidang Perdamaian dari Soka University, Jepang (2003), Global Tolerance Award dari Friends of the United Nations, New York (2003) dan World Peace Prize Award dari World Peace Prize Awarding Council (WPPAC), Seoul, Korea Selatan (2003). Dengan gayanya yang humanis, Gus Dur tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat . Gus Dur berbicara di Masjid, Gereja dan tempat-tempat ibadah lainnya, bukan atas nama agama, tetapi atas dasar prinsip kemanusiaan , bahwa manusia diciptakan untuk saling menghargai dan melindungi satu dengan yang lainnya. Inilah karakter pemimpin Indonesia yang saat ini sangat dibutuhkan,pendekatan secara humanis kepada rakyatnya bukan kekuasaan semata. Yang dipimpin adalah manusia maka selayaknya pemimpin juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan Ilmu 4, Humoris Inilah gaya kepemimpinan Gus Dur yang sangat khas, humoris dan penuh guyonan-guyonan segar. Dengan pendekatan yang humoris inilah seakan tidak ada jarak antara lawan atau kawan. Guyonan-guyonan Gus Dur memecah kebuntuan dalam setiap persoalan. Namun yang perlu diingat, guyonan dan sikap humoris Gus Dur sarat makna dan mengandung nilai-nilai kritik serta edukatif. Mungkin inilah cara Gus Dur menyampaikan sebuah pesan dalam bentuk guyonan-guyonannya. Ucapan Gus Dur, “gitu aja kok repot,” menjadi karakteristik tersendiri. Dalam suatu pertemuan dengan Fidel Castro, presiden Cuba, Gus Dur mengatakan bahwa Indonesia mempunyai empat presiden yang semuanya “gila”. Presiden pertama (Soekarno), gila perempuan; Presiden kedua (Soeharto), gila harta; Presiden ketiga (Habibie), gila teknologi; dan Presiden keempat (Gus Dur) membuat orang jadi gila. Mendengar penjelasan Gus Dur, Fidel Castro tertawa terbahak-bahak. Dalam kesempatan lain, Gus Dur sering mengatakan, Indonesia telah mempunyai empat orang presiden yang mempunyai kelebihan tersendiri. Soekarno adalah Negarawan, Soeharto adalah Hartawan, Habibie adalah ilmuwan dan Gus Dur adalah wisatawan. Maksudnya wisatawan karena Gus Dur meskipun dalam jangka waktu relatif singkat menjadi presiden namun dapat mengunjungi banyak negara untuk tugas-tugas diplomasi kenegaraan. Suatu ketika, Gus Dur pernah mengeluarkan “joke” segar namun penuh kritik, bahwa di Indonesia hanya terdapat tiga polisi yang jujur. Pertama, (alm) Jenderal Hugeng, kedua, polisi tidur, ketiga, patung polisi. Inilah yang harus diteladani jika mau menjadi pemimpin seperti Gus Dur. Humanis yang humoris. Memimpin dengan humoris bagaikan setitik embun di padang gersang Ilmu 5, Visioner Seni memimpin a la Gus Dur adalah visioner dan berani melakukan terobosan. Mungkin sebagian orang mengatakan kebijakan dan keputusan Gus Dur kadangkala “gila” dan kontroversial. Namun inilah kelebihan Gus Dur, apa yang dilakukannya dapat dipertanggungjawabkan dan ia sudah memperhitungkan untuk jangka panjang, bukan saat itu. Terobosan-terobosan oleh Gus Dur mengandung nilai kostrukstif, demokrasi, penegakkan hak asasi manusia dan perdamaian. Di era Gus Dur, ia berhasil memisahkan Kepolisian daari ABRI (sekarang TNI). Pada tanggal 26 Oktober 1999, ia membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan yang selama masa Orde Baru menjadi kekuatan Soeharto. Tanggal 17 Januari 2000, menerbitkan Keppres No. 6 Tahun 2000 tentang Pencabutan Instruksi Presiden Nomor 14 tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan dan Adat Istiadat China. Inilah cikal bakal hari raya Imlek dijadikan sebagai hari libur nasional. Selanjutnya pada tanggal 14 Maret 2000, mengusulkan pencabutan Tap MPRS No. XXV/1996 tentang pelarangan penyebaran marxisme, komunisme dan leninisme. Pemimpin sekarang harus belajar dari visioner gaya Gus Dur, keputusan yang diambil bukan karena kepentingan elit politik, pribadi ataukah kekuasaan semata. Apa yang Gus Dur lakukan untuk kemajuan bangsa. Baginya, keturunan Tionghoa adalah warga negara yang mempunyai hak sama serta banyak mengambil peran dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mantan tahanan politik adalah manusia yang berhak memperoleh hak hidup layaknya manusia biasa, tidak lagi didiskriminasikan. Untuk kaum minoritas inilah, Gus Dur berani melakukan terobosan dan pemikiran yang jauh kedepan dalam bingkai kesatuan negara Indonesia. Pemimpin harus mempunyai visi kedepan yang dapat dipertanggungjawabkan tentang apa yang dipimpinnya Ilmu 6, Sabar dan Memaafkan Dalam era kepemimpinan Gus Dur sebagai Presiden Indonesia, entah sudah berapa banyak cacian, fitnah, teror dan sebagainya. Namun sepanjang kepemimpinannya itulah Gus Dur tetap memperlihatkan kesabaran dan jiwa pemaafnya. Seperti guyonannya, “gitu aja kok repot.” Ketika group lawak “Bagito Group” mempelesetkan gaya yang melecehkan Gus Dur, malah Gus Dur membuka pintu maaf untuk mereka. Gus Dur sering difitnahkan telah murtad, dibaptis di Gereja karena kedekatannya dengan kaum non-muslim. Selain itu, ia diisukan pula sebagai agen Zionis Israel karena idenya membuka hubungan diplomatik dengan Israel serta turut mengambil bagian dalam Yayasan Simon Perez. Penganut paham sekularisme barat, tidak berpihak kepada kaum Muslim dan dianggap melecehkan Al-Qur’an. Menghadapi semua tuduhan dan fitnah itu, Gus Dur menjawab dengan “nyeleneh”, gaya khasnya, “Buang-buang energi saja.” Sampai Gus Dur balik kepada sang Khalik, kita semua tidak pernah menemukan semua tuduhan-tuduhan itu. Memang kesabaran dan jiwa pemaaf Gus Dur dengan sendirinya melenyapkan fitnahan dan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Seorang pemimpin harus mempunyai dua hati, yang satunya sabar dan yang satunya lagi memaafka.
Hatim GazaliGUSDUROLOGI, ILMU KEPEMIMPINAN ALA GUS DUR oleh: Yustus Maturbongs
K.H Abdurrahman Wahid atau biasa di sapa Gus Dur telah meninggalkan kita semua menuju Sang Khalik pada hari Rabu, 30 Desember 2009, pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Meninggalnya Gus Dur menjadi kesedihan dan kehilangan besar Indonesia ...akan sosok Guru Bangsa yang gigih memperjuangkan kebebasan dan demokrasi hingga akhir hayatnya. Kepopuleran dan ketokohan seorang Gus Dur bukan hanya untuk kalangan Muslim, tetapi menembus batas perbedaan suku, agama dan golongan apapun. Oleh sebab itu, tak heran Gus Dur sangat dicintai semua orang. Indonesia dan dunia Internasional pun kehilangan. Gus Dur pergi disaat Indonesia masih membutuhkan pemikiran-pemikirannya akan tegaknya demokratisasi, pluralisme dan hak asasi manusia. Namun, ternyata Tuhan lebih mencintai Gus Dur dibandingkan kita. Tuhan telah menyiapkan rencana indah bagi Gus Dur dan menjadi misteri bagi kita umat manusia, kapan kematian akan datang.
Tulisan yang saya beri judul Gusdurologi, terinspirasi judul buku Kelirumologi Jaya Suprana. Namun bukan berarti saya menulis tentang kekeliruan seorang Gus Dur, tidak! Seperti kata pepatah, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan taring, maka orang besar mati meninggalkan nama besar dan jasa-jasanya. Menulis tentang Gus Dur memang tidak akan pernah habisnya. Sampai saat ini, tulisan-tulisan tentang seorang Gus Dur terus hidup dan mengalir di berbagai media, salah satunya di rumah sehat Kompasiana ini. Hal ini menunjukkan bahwa Gus Dur telah pergi namun pemikiran, tindakan dan ucapannya akan selalu membekas di hati kita. Dengan mengumpulkan berita dari berbagai sumber, maka saya mencoba menulis nilai-nilai inspirasi kepemimpinan yang Gus Dur telah berikan semasa hidupnya.
Ilmu 1, Rendah Hati
Ilmu pertama yang kita dapatkan dari seorang Gus Dur adalah kerendahan hati. Gus Dur adalah seorang keturunan darah biru (ningrat). Ayahnya, KH. Wahid Hasyim adalah putera KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Ormas NU dan Pesantren Tebu Ireng Jombang. Namun, Gus Dur tidak pernah sombong dengan hal itu. Ketokohan dan kepopuleran Gus Dur bukan karena ia sudah terlahir sebagai cucu tokoh besar Indonesia, namun karena proses yang begitu panjang dalam hidupnya. Karakternya sebagai pemimpin yang rendah hati sudah terbentuk sejak ia masuk Pesantren Tambakberas, Jombang tahun 1956. Bersama santri-santri lainnnya, ia mengalami hal yang sama dalam proses belajar, tidak ada perbedaan. Hal itulah yang Gus Dur bawa kemanapun dan mudah diterima oleh siapa saja.
Pemimpin yang memimpin dengan kerendahan hati, mulia perjuangannya
Ilmu 2, Kesederhanaan
Barangkali diantara semua presiden Indonesia, hanya Gus Dur yang berani mengubah gaya formal dan kekakuan Istana Negara menjadi “istana rakyat”. Wartawan maupun masyarakat mendapatkan akses mudah, hubungan mencair dan penuh goyonan. Sandal jepit, sarung ataukah yang selama ini “diharamkan “ di Istana Negara tidak menjadi persoalan. Nuansa kesederhanaan semasa di pesantren seakan pindah ke Istana Negara. Gaya berpakaian Gus Dur tidak seelok dan perlente Soekarno. Cukup kopiah dan pakaian sederhana. Kita semua masih ingat, ketika Gus Dur digulingkan kekuasaannya sec ara inkonstitusional oleh DPR-RI tahun 2001, Gus Dur meninggalkan Istana Negara hanya menggunakan kaos, celana pendek dan sandal. Inilah gaya kepemimpinan Gus Dur, sederhana namun bersahaja dan bijaksana.
Memimpin dalam kesederhanaan adalah hal biasa namun kaya makna
Ilmu 3, Humanis
Tidak banyak pemimpin di dunia ini yang menerapkan prinsip humanis daripada otoriter dan kepintaran. Gus Dur adalah seorang pemimpin yang menerapkan prinsip humanis dalam gaya memimpinnya. KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum PBNU mengatakan, “Humanisme Gus Dur berangkat dari nilai-nilai Islam yang paling dalam. Tetapi, humanismenya itu melintasi agama, etnis, teritorial dan negara.” Tidak mengherankan jika Gus Dur mendapatkan banyak penghargaan dalam bidang perdamaian seperti, Doktor Honoris Causa Bidang Perdamaian dari Soka University, Jepang (2003), Global Tolerance Award dari Friends of the United Nations, New York (2003) dan World Peace Prize Award dari World Peace Prize Awarding Council (WPPAC), Seoul, Korea Selatan (2003). Dengan gayanya yang humanis, Gus Dur tahu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat . Gus Dur berbicara di Masjid, Gereja dan tempat-tempat ibadah lainnya, bukan atas nama agama, tetapi atas dasar prinsip kemanusiaan , bahwa manusia diciptakan untuk saling menghargai dan melindungi satu dengan yang lainnya. Inilah karakter pemimpin Indonesia yang saat ini sangat dibutuhkan,pendekatan secara humanis kepada rakyatnya bukan kekuasaan semata.
Yang dipimpin adalah manusia maka selayaknya pemimpin juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan
Ilmu 4, Humoris
Inilah gaya kepemimpinan Gus Dur yang sangat khas, humoris dan penuh guyonan-guyonan segar. Dengan pendekatan yang humoris inilah seakan tidak ada jarak antara lawan atau kawan. Guyonan-guyonan Gus Dur memecah kebuntuan dalam setiap persoalan. Namun yang perlu diingat, guyonan dan sikap humoris Gus Dur sarat makna dan mengandung nilai-nilai kritik serta edukatif. Mungkin inilah cara Gus Dur menyampaikan sebuah pesan dalam bentuk guyonan-guyonannya. Ucapan Gus Dur, “gitu aja kok repot,” menjadi karakteristik tersendiri. Dalam suatu pertemuan dengan Fidel Castro, presiden Cuba, Gus Dur mengatakan bahwa Indonesia mempunyai empat presiden yang semuanya “gila”. Presiden pertama (Soekarno), gila perempuan; Presiden kedua (Soeharto), gila harta; Presiden ketiga (Habibie), gila teknologi; dan Presiden keempat (Gus Dur) membuat orang jadi gila. Mendengar penjelasan Gus Dur, Fidel Castro tertawa terbahak-bahak. Dalam kesempatan lain, Gus Dur sering mengatakan, Indonesia telah mempunyai empat orang presiden yang mempunyai kelebihan tersendiri. Soekarno adalah Negarawan, Soeharto adalah Hartawan, Habibie adalah ilmuwan dan Gus Dur adalah wisatawan. Maksudnya wisatawan karena Gus Dur meskipun dalam jangka waktu relatif singkat menjadi presiden namun dapat mengunjungi banyak negara untuk tugas-tugas diplomasi kenegaraan. Suatu ketika, Gus Dur pernah mengeluarkan “joke” segar namun penuh kritik, bahwa di Indonesia hanya terdapat tiga polisi yang jujur. Pertama, (alm) Jenderal Hugeng, kedua, polisi tidur, ketiga, patung polisi. Inilah yang harus diteladani jika mau menjadi pemimpin seperti Gus Dur. Humanis yang humoris.
Memimpin dengan humoris bagaikan setitik embun di padang gersang
Ilmu 5, Visioner
Seni memimpin a la Gus Dur adalah visioner dan berani melakukan terobosan. Mungkin sebagian orang mengatakan kebijakan dan keputusan Gus Dur kadangkala “gila” dan kontroversial. Namun inilah kelebihan Gus Dur, apa yang dilakukannya dapat dipertanggungjawabkan dan ia sudah memperhitungkan untuk jangka panjang, bukan saat itu. Terobosan-terobosan oleh Gus Dur mengandung nilai kostrukstif, demokrasi, penegakkan hak asasi manusia dan perdamaian. Di era Gus Dur, ia berhasil memisahkan Kepolisian daari ABRI (sekarang TNI). Pada tanggal 26 Oktober 1999, ia membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan yang selama masa Orde Baru menjadi kekuatan Soeharto. Tanggal 17 Januari 2000, menerbitkan Keppres No. 6 Tahun 2000 tentang Pencabutan Instruksi Presiden Nomor 14 tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan dan Adat Istiadat China. Inilah cikal bakal hari raya Imlek dijadikan sebagai hari libur nasional. Selanjutnya pada tanggal 14 Maret 2000, mengusulkan pencabutan Tap MPRS No. XXV/1996 tentang pelarangan penyebaran marxisme, komunisme dan leninisme. Pemimpin sekarang harus belajar dari visioner gaya Gus Dur, keputusan yang diambil bukan karena kepentingan elit politik, pribadi ataukah kekuasaan semata. Apa yang Gus Dur lakukan untuk kemajuan bangsa. Baginya, keturunan Tionghoa adalah warga negara yang mempunyai hak sama serta banyak mengambil peran dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mantan tahanan politik adalah manusia yang berhak memperoleh hak hidup layaknya manusia biasa, tidak lagi didiskriminasikan. Untuk kaum minoritas inilah, Gus Dur berani melakukan terobosan dan pemikiran yang jauh kedepan dalam bingkai kesatuan negara Indonesia.
Pemimpin harus mempunyai visi kedepan yang dapat dipertanggungjawabkan tentang apa yang dipimpinnya
Ilmu 6, Sabar dan Memaafkan
Dalam era kepemimpinan Gus Dur sebagai Presiden Indonesia, entah sudah berapa banyak cacian, fitnah, teror dan sebagainya. Namun sepanjang kepemimpinannya itulah Gus Dur tetap memperlihatkan kesabaran dan jiwa pemaafnya. Seperti guyonannya, “gitu aja kok repot.” Ketika group lawak “Bagito Group” mempelesetkan gaya yang melecehkan Gus Dur, malah Gus Dur membuka pintu maaf untuk mereka. Gus Dur sering difitnahkan telah murtad, dibaptis di Gereja karena kedekatannya dengan kaum non-muslim. Selain itu, ia diisukan pula sebagai agen Zionis Israel karena idenya membuka hubungan diplomatik dengan Israel serta turut mengambil bagian dalam Yayasan Simon Perez. Penganut paham sekularisme barat, tidak berpihak kepada kaum Muslim dan dianggap melecehkan Al-Qur’an. Menghadapi semua tuduhan dan fitnah itu, Gus Dur menjawab dengan “nyeleneh”, gaya khasnya, “Buang-buang energi saja.” Sampai Gus Dur balik kepada sang Khalik, kita semua tidak pernah menemukan semua tuduhan-tuduhan itu. Memang kesabaran dan jiwa pemaaf Gus Dur dengan sendirinya melenyapkan fitnahan dan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Seorang pemimpin harus mempunyai dua hati, yang satunya sabar dan yang satunya lagi memaafka
Namanya Bunga Kristal, Cantik, indah juga mahal..bukan bunga murahan, bukan bunga di tepi jalan, bukan bunga liar. Tidak semua orang bisa menyentuhnya, apalagi memilikinya.. Sayangnya..ia mudah pecah jika terjatuh. ia yang selalu terpekur di dalam Vas keramik yang keras. Hanya bisa mengintip dunia dari lubang kunci, seraya berteriak dalam hati ," Aku ingin bebas memilih bahagiaku..." Suatu ketika ia melihat bunga rumput di antara ilalang, lincah bebas, tegar, kuat, tidak takut terjatuh & kotor.. Tawanya lucu tatapan matanya nakal. ia menarik sangat menawan indah..Meski tanpa vas keramik. Itu yang membuat Bunga kristal jatuh hati. Hati mereka terpaut, meski terbatasi vas keramik. Bunga rumput mengajarinya tentang Angin, tentang Hujan, petir, matahari, bulan, tentang apapun..juga tentang langit yang tidak selalu berwarna biru segar.. Pagi Itu Bunga kristal menggeliat hebat, mengambil nafas panjang dan mendorong tubuhnya sekuat tenaga.. dan oh..! vas keramik itu berguling terjatuh menghantam tanah..hancur.. bunga kristal tersungkur melihat sekujur tubuhnya yang retak seraya memunguti pecahan daunnya yang terserak, ia berdiri dan berjalan meninggalkan vas keramik yang angkuh. lalu menghempaskan badannya di antara ilalang. Memandan Bunga Rumput yang berdiri di depannya. Matanya mengerling manja & nakal, namun bersahaja, kristal mendekat mendekap erat bunga rumput dan mendekatkan bibirnya tepat di telinga bunga rumput..lalu berbisik.. " ajari aku tentang hidup...aku memilih mu Sayang.."
bunga kristal 12:31 WIB 14 agustus 2009
Wajah
Wahai manusia-manusia dengan wajah rupawan, masihkah kau merasa bangga dengan apa yang kau miliki sekarang? Tidakkah kau sadar bahwa kecantikan dan ketampananmu itu hanya beberapa milimeter dari tulang belulangmu?! dan dalam hitungan detik, Dia bisa mengambil keindahanmu,menjadikanmu buruk rupa slamanya.
Wahai manusia-manusia angkuh, para hartawan dan kuasawan, apa yang bisa kau banggakan dari secuil nikmat yang dititipkan kepadamu?!
Bila tanpaNya kau hanya sebuah raga tak bernyawa, apakah masih pantas dirimu disebut HEBAT?!
http://dunia-cita.blogspot.com/